Obral!

Membangun Budaya Sekolah yang Religius

Harga aslinya adalah: Rp150,000.00.Harga saat ini adalah: Rp75,000.00.

Karya ini menawarkan peta jalan yang komprehensif dan teruji bagi para praktisi pendidikan dalam merekayasa ekosistem sekolah yang hidup dan beradab. Pembaca akan diajak menyelami pelbagai inovasi taktis di lapangan; mulai dari rekayasa pembiasaan harian di gerbang sekolah, karantina penyucian jiwa melalui MABIT, terobosan pendirian Rumah Tahfiz di sekolah negeri, hingga strategi cerdas membajak teknologi digital demi menghidupkan kembali sinergi pengawasan bersama orang tua dan masyarakat. Lebih dari sekadar penanaman dogma, buku ini turut membuktikan bahwa identitas keagamaan yang kokoh justru mampu menjadi payung inklusivitas yang menjamin hak-hak kerohanian peserta didik non-Muslim secara adil. Ditulis dengan ketajaman analisis akademik yang membumi, buku ini merupakan rujukan esensial bagi pembuat kebijakan, tenaga pendidik, dan orang tua yang mendambakan lahirnya peradaban generasi masa depan yang cerdas secara intelektual sekaligus paripurna secara moral.

Kategori:

Deskripsi

Di tengah gempuran disrupsi digital dan melonggarnya kontrol sosial di lingkungan perkotaan, membangun karakter religius di institusi “sekolah umum” berstatus negeri sering kali dianggap sebagai sebuah misi yang utopis. Keterbatasan jam pelajaran agama, benturan birokrasi, hingga heterogenitas latar belakang siswa maupun guru menjadi tembok tebal yang menantang. Buku ini hadir untuk mematahkan pesimisme tersebut dengan membedah realitas empiris nan inspiratif dari dua institusi pendidikan rujukan di Provinsi Jambi, yakni SMA Negeri 1 Kota Jambi dan SMA Negeri 1 Kota Sungai Penuh. Mengusung paradigma Kepemimpinan Islami yang berakar pada nilai-nilai profetik—Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—buku ini mengungkap bagaimana sang kepala sekolah tidak sekadar hadir sebagai administrator negara. Sebaliknya, figur pemimpin bertransformasi menjadi “bapak spiritual” yang sukses meramu kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) untuk menundukkan ego birokrasi sekaligus membentengi moralitas peserta didiknya dari pusaran gaya hidup destruktif abad ke-21.

Karya ini menawarkan peta jalan yang komprehensif dan teruji bagi para praktisi pendidikan dalam merekayasa ekosistem sekolah yang hidup dan beradab. Pembaca akan diajak menyelami pelbagai inovasi taktis di lapangan; mulai dari rekayasa pembiasaan harian di gerbang sekolah, karantina penyucian jiwa melalui MABIT, terobosan pendirian Rumah Tahfiz di sekolah negeri, hingga strategi cerdas membajak teknologi digital demi menghidupkan kembali sinergi pengawasan bersama orang tua dan masyarakat. Lebih dari sekadar penanaman dogma, buku ini turut membuktikan bahwa identitas keagamaan yang kokoh justru mampu menjadi payung inklusivitas yang menjamin hak-hak kerohanian peserta didik non-Muslim secara adil. Ditulis dengan ketajaman analisis akademik yang membumi, buku ini merupakan rujukan esensial bagi pembuat kebijakan, tenaga pendidik, dan orang tua yang mendambakan lahirnya peradaban generasi masa depan yang cerdas secara intelektual sekaligus paripurna secara moral.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Membangun Budaya Sekolah yang Religius”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagaimana bukunya?

Berikan penilaian Anda.

×

🛡️ Terverifikasi Asli

Scan untuk memvalidasi legalitas di sistem EduPublish.

QR Keaslian
Judul...
Penulis...
Penerbit...
Tahun...
ISBN/Seri...
📱 Tambah ke Layar Utama untuk akses instan!

Memuat...

Beberapa detik lalu